Menjelang laga kontra Osasuna, pelatih Barcelona Pep Guardiola menolak untuk memberikan komentar tentang kemungkinan Barcelona meraih treble winner. Hal ini menyusul prestasi Barcelona di Laliga yang memimpin 9 poin diatas rivalnya Sevilla yang tadi malam secara fantastis menang atas Deportivo La Coruna 1 – 3. Selain itu langkah Barcelona di Liga Champion kian mantap dengan masuk babak knock out. Dan terakhir di ajang Copa Del rey, Barcelona unggul 3 – 1 atas rivalnya Atletico Madrid di Leg 1.
Tim Catalan saat ini tengah memainkan sepak bola yang terbaik sejak mereka meraih double winner tahun 2006. Para pemain pun kian yakin gelar Treble sudah ada didepan mereka akan tetapi Guardiola mengatakan masih terlalu jauh untuk membicarakannya.
“That is something which hasn’t been done in 109 years of history (of this club), so I don’t accept it – it’s absurd,”
Barcelona mengawali tahun ini dengan sangat baik yaitu dengan mengalahkan Mallorca ( di la liga ) dan Atletico ( di copa del rey ) di kandang maupun tandang. Dan Guardiola pun sangat senang dengan hasil ini.
“Things are going well because we are winning, and I’m happy, but with a game every three days we have no time to tell ourselves how good we are, scratch our backs or admire ourselves in the mirror. There is still a lot of work to be done.”
30 pertemuan terakhir Barcelona v Osasuna di Pamplona, hasilnya imbang. 10 kali Barcelona menang, 10 kali imbang dan 10 kali kalah. Karena itu Guardiola sedikit khawatir meskipun saat ini Osasuna ada di papan bawah.
“Osasuna are strong in the air, they have a lot of character and personality, and Barca’s statistics at their ground are not great,”
Victor Valdes, Xavi, Samuel Eto’o, Carles Puyol dan Eidur Gudjohnsen kembali ke tim setelah diistirahatkan saat laga copa del rey, selasa lalu. Eric Abidal juga telah sembuh dari sakit, sementara Rafael marquez suspended dan Aleksander Hleb masuk daftar cedera. Demikian halnya dengan Gabriel Milito yang masih berkutat dengan cederanya sejak musim lalu.
Osasuna memang berada di papan bawah klasemen. Namun performa Osasuna telah mengalami kemajuan dan mereka hanya terpaut 3 poin dari posisi 17 yang ditempati Recreativo Huelva.
Osasuna baru meraih 2 kemenangan musim ini dan dua kemenangan itu di persembahkan oleh pelatih Camacho yang menggantikan Ziganda. Kemenangan meyakinkan di laga akhir tahun dengan mengalahkan Getafe 5 – 2 serta bermain imbang dengan Sevilla di awal tahun 2009 sungguh prestasi yang luar biasa. Namun Camacho yakin level Barcelona berada diatas mereka.
“They have been very superior. They have been successful because they have great players and international stars who work hard, and that’s the difference between them and the other teams.”
Namun Camacho masih melihat sedikit peluang untuk mendapatkan poin dari Barcelona.
“No game is decided beforehand, so if we can do things well then we have a chance,” he said.
Xavier Margairaz, Roversio Rodrigues, Dady dan Kike Sola masih belum sembuh dari cedera, namun Ludovic Delporte dan Cesar Cruchaga sudah bisa bermain lagi. Osasuna bermain imbang 1 – 1 di Pamplona melawan Bilbao dalam laga Copa del rey kamis malam dan dua hari kemudian mereka harus menghadapi Barcelona. Jadi masalah kebugaran kemungkinan akan mengurangi performa mereka.